kencang77Ejurnal Setia Budi 288001Ejurnal Setia Budi 288002Ejurnal Setia Budi 288003Ejurnal Setia Budi 288004Ejurnal Setia Budi 288005Ejurnal Setia Budi 288006Ejurnal Setia Budi 288007Ejurnal Setia Budi 288008Ejurnal Setia Budi 288009Ejurnal Setia Budi 288010Ejurnal Setia Budi 288011Ejurnal Setia Budi 288012Ejurnal Setia Budi 288013Ejurnal Setia Budi 288014Ejurnal Setia Budi 288015Ejurnal Setia Budi 288016Ejurnal Setia Budi 288017Ejurnal Setia Budi 288018Ejurnal Setia Budi 288019Ejurnal Setia Budi 288020Ejurnal Setia Budi 288021Ejurnal Setia Budi 288022Ejurnal Setia Budi 288023Ejurnal Setia Budi 288024Ejurnal Setia Budi 288025Ejurnal Setia Budi 288026Ejurnal Setia Budi 288027Ejurnal Setia Budi 288028Ejurnal Setia Budi 288029Ejurnal Setia Budi 288030Ejurnal Setia Budi 288031Ejurnal Setia Budi 288032Ejurnal Setia Budi 288033Ejurnal Setia Budi 288034Ejurnal Setia Budi 288035Ejurnal Setia Budi 288036Ejurnal Setia Budi 288037Ejurnal Setia Budi 288038Ejurnal Setia Budi 288039Ejurnal Setia Budi 288040Ejurnal Setia Budi 288041Ejurnal Setia Budi 288042Ejurnal Setia Budi 288043Ejurnal Setia Budi 288044Ejurnal Setia Budi 288045Ejurnal Setia Budi 288046Ejurnal Setia Budi 288047Ejurnal Setia Budi 288048Ejurnal Setia Budi 288049Ejurnal Setia Budi 288050Ejurnal Setia Budi 288051Ejurnal Setia Budi 288052Ejurnal Setia Budi 288053Ejurnal Setia Budi 288054Ejurnal Setia Budi 288055Ejurnal Setia Budi 288056Ejurnal Setia Budi 288057Ejurnal Setia Budi 288058Ejurnal Setia Budi 288059Ejurnal Setia Budi 288060Ejournal Setia Budi 288061Ejournal Setia Budi 288062Ejournal Setia Budi 288063Ejournal Setia Budi 288064Ejournal Setia Budi 288065Ejournal Setia Budi 288066Ejournal Setia Budi 288067Ejournal Setia Budi 288068Ejournal Setia Budi 288069Ejournal Setia Budi 288070Ejournal Setia Budi 288071Ejournal Setia Budi 288072Ejournal Setia Budi 288073Ejournal Setia Budi 288074Ejournal Setia Budi 288075Ejournal Setia Budi 288076Ejournal Setia Budi 288077Ejournal Setia Budi 288078Ejournal Setia Budi 288079Ejournal Setia Budi 288080Ejournal Setia Budi 288081Ejournal Setia Budi 288082Ejournal Setia Budi 288083Ejournal Setia Budi 288084Ejournal Setia Budi 288085Ejournal Setia Budi 288086Ejournal Setia Budi 288087Ejournal Setia Budi 288088Ejournal Setia Budi 288089Ejournal Setia Budi 288090slot gacor slot77slot gacorJournal Cattleyadf 8181Journal Cattleyadf 8182Journal Cattleyadf 8183Journal Cattleyadf 8184Journal Cattleyadf 8185Journal Cattleyadf 8186Journal Cattleyadf 8187Journal Cattleyadf 8188Journal Cattleyadf 8189Journal Cattleyadf 8190Journal Cattleyadf 8191Journal Cattleyadf 8192Journal Cattleyadf 8193Journal Cattleyadf 8194Journal Cattleyadf 8195Journal Cattleyadf 8196Journal Cattleyadf 8197Journal Cattleyadf 8198Journal Cattleyadf 8199Journal Cattleyadf 8200Journal Cattleyadf 8201Journal Cattleyadf 8202Journal Cattleyadf 8203Journal Cattleyadf 8204Journal Cattleyadf 8205Journal Cattleyadf 8206Journal Cattleyadf 8207Journal Cattleyadf 8208Journal Cattleyadf 8209Journal Cattleyadf 8210kabupaten Ende Tengah 0001kabupaten Ende Tengah 0002kabupaten Ende Tengah 0003kabupaten Ende Tengah 0004kabupaten Ende Tengah 0005kabupaten Ende Tengah 0006kabupaten Ende Tengah 0007kabupaten Ende Tengah 0008kabupaten Ende Tengah 0009kabupaten Ende Tengah 0010kabupaten Ende Tengah 0011kabupaten Ende Tengah 0012kabupaten Ende Tengah 0013kabupaten Ende Tengah 0014kabupaten Ende Tengah 0015kabupaten Ende Tengah 0016kabupaten Ende Tengah 0017kabupaten Ende Tengah 0018kabupaten Ende Tengah 0019kabupaten Ende Tengah 0020Portal Data Grobogan 8990001Portal Data Grobogan 8990002Portal Data Grobogan 8990003Portal Data Grobogan 8990004Portal Data Grobogan 8990005Portal Data Grobogan 8990006Portal Data Grobogan 8990007Portal Data Grobogan 8990008Portal Data Grobogan 8990009Portal Data Grobogan 8990010Portal Data Grobogan 8990011Portal Data Grobogan 8990012Portal Data Grobogan 8990013Portal Data Grobogan 8990014Portal Data Grobogan 8990015Portal Data Grobogan 8990016Portal Data Grobogan 8990017Portal Data Grobogan 8990018Portal Data Grobogan 8990019Portal Data Grobogan 8990020RSUD Cilegon 8990001RSUD Cilegon 8990002RSUD Cilegon 8990003RSUD Cilegon 8990004RSUD Cilegon 8990005RSUD Cilegon 8990006RSUD Cilegon 8990007RSUD Cilegon 8990008RSUD Cilegon 8990009RSUD Cilegon 8990010RSUD Cilegon 8990011RSUD Cilegon 8990012RSUD Cilegon 8990013RSUD Cilegon 8990014RSUD Cilegon 8990015RSUD Cilegon 8990016RSUD Cilegon 8990017RSUD Cilegon 8990018RSUD Cilegon 8990019RSUD Cilegon 8990020KONI BANTEN INDONESIA 268990001KONI BANTEN INDONESIA 268990002KONI BANTEN INDONESIA 268990003KONI BANTEN INDONESIA 268990004KONI BANTEN INDONESIA 268990005KONI BANTEN INDONESIA 268990006KONI BANTEN INDONESIA 268990007KONI BANTEN INDONESIA 268990008KONI BANTEN INDONESIA 268990009KONI BANTEN INDONESIA 268990010KONI BANTEN INDONESIA 268990011KONI BANTEN INDONESIA 268990012KONI BANTEN INDONESIA 268990013KONI BANTEN INDONESIA 268990014KONI BANTEN INDONESIA 268990015KONI BANTEN INDONESIA 268990016KONI BANTEN INDONESIA 268990017KONI BANTEN INDONESIA 268990018KONI BANTEN INDONESIA 268990019KONI BANTEN INDONESIA 268990020
Home / Olahraga / World Games 2025: Veddriq dkk Gagal Medali Relay

World Games 2025: Veddriq dkk Gagal Medali Relay

World Games 2025

Mediainfo.biz.id – Tim Indonesia belum berhasil meraih medali di nomor speed relay cabang panjat tebing pada World Games 2025, yang digelar di Tianfu Park, Chengdu, China, pada 16 Agustus 2025. Meski demikian, tim ini menunjukkan perjuangan sengit. Oleh karena itu, artikel ini mengulas performa tim Indonesia, hasil pertandingan, dan prestasi lain di World Games 2025 untuk memperkuat semangat olahraga nasional.

Perjuangan Tim Putra di Speed Relay

Indonesia mengirimkan dua tim putra di nomor speed relay World Games 2025: Indonesia 1 (Kiromal Katibin/Raharjati Nursamsa) dan Indonesia 2 (Veddriq Leonardo/Alfian Muhammad Fajri). Pada babak 16 besar, Indonesia 1 menang dengan waktu 11,56 detik melawan Kazakhstan 2, yang gagal mencatatkan waktu akibat terjatuh. Selain itu, Indonesia 2 mencatatkan 10,95 detik, mengalahkan Ukraina 2 (11,82 detik), menurut Antaranews.com.

Namun, di perempat final, Indonesia 1 kalah tipis dari China 1 (10,68 vs 10,11 detik). Dengan demikian, langkah mereka terhenti. Sebaliknya, Indonesia 2 lolos setelah Kazakhstan 1 melakukan false start. Oleh karena itu, Veddriq dan Alfian menjaga harapan. Akibatnya, tim ini melaju ke semifinal World Games 2025.

Di semifinal, Indonesia 2 kalah dari AS 2 (11,31 vs 10,63 detik). Selain itu, peluang perunggu di perebutan tempat ketiga gagal setelah kalah dari AS 1 (10,93 vs 10,06 detik). Dengan demikian, tim putra belum meraih medali.

Performa Tim Putri di Speed Relay

Tim putri Indonesia, yakni Indonesia 1 (Desak Made Rita Kusuma Dewi/Rajiah Sallsabillah) dan Indonesia 2 (Puja Lestari/Amanda Narda Mutia), juga berjuang di World Games 2025. Pada babak 16 besar, Indonesia 1 menang dengan 14,95 detik melawan Selandia Baru 2 (17,88 detik). Selain itu, Indonesia 2 mengalahkan Korea Selatan, yang terjatuh, dengan waktu 14,99 detik, menurut Kompas.com.

Di perempat final, Indonesia 1 menang atas AS 1 (13,73 vs 16,42 detik), tetapi Indonesia 2 kalah dari China (14,98 vs 13,56 detik). Oleh karena itu, hanya Indonesia 1 melaju. Namun, di semifinal, Desak/Rajiah kalah dari China 2 (15,17 vs 13,58 detik). Akibatnya, peluang perunggu di tempat ketiga gagal setelah kalah dari Korea Selatan (14,84 vs 13,79 detik).

Prestasi Lain di World Games 2025

Meski gagal di speed relay, Indonesia meraih prestasi gemilang di nomor lain World Games 2025. Desak Made Rita Kusuma Dewi memenangkan emas di speed single 4 putri, mengalahkan Qin Yumei (China). Selain itu, Rajiah Sallsabillah meraih perunggu setelah mengalahkan Natalia Kolucka (Polandia). Dengan demikian, tim putri menunjukkan dominasi.

Di sektor putra, Kiromal Katibin meraih perak di speed single 4, kalah dari Long Jian Guo (China), menurut Harianmuba.bacakoran.co. Oleh karena itu, Indonesia finis di peringkat dua klasemen panjat tebing dengan satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Akibatnya, prestasi ini membanggakan.

Tantangan di Nomor Speed Relay

Nomor speed relay di World Games 2025 menantang karena membutuhkan kecepatan dan koordinasi tim. Indonesia menghadapi lawan kuat seperti China dan AS. Selain itu, faktor seperti false start lawan memberikan keuntungan, tetapi tekanan semifinal terbukti sulit. Dengan demikian, tim Indonesia perlu meningkatkan sinkronisasi. Oleh karena itu, pelatihan intensif akan menjadi fokus ke depan.

Selain itu, kebugaran fisik dan mental sangat penting. Akibatnya, FPTI akan mengevaluasi performa untuk kejuaraan mendatang.

Peran FPTI dalam Pembinaan Atlet

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirim delapan atlet ke World Games 2025, termasuk Veddriq Leonardo dan Desak Made. FPTI fokus pada pembinaan atlet untuk nomor speed single, speed single 4, dan speed relay. Dengan demikian, prestasi emas dan perunggu menunjukkan kemajuan. Selain itu, FPTI akan memperkuat pelatihan relay. Oleh karena itu, persiapan untuk event berikutnya, seperti SEA Games, akan ditingkatkan.

Tips Mendukung Tim Panjat Tebing Indonesia

Untuk mendukung tim Indonesia di World Games 2025 dan event mendatang, ikuti tips berikut:

  • Saksikan Pertandingan: Tonton siaran langsung di platform resmi World Games.
  • Dukung di Media Sosial: Ikuti @fpti_official untuk update.
  • Pelajari Atlet: Baca profil Veddriq dan Desak di Kompas.com.
  • Hadiri Acara Komunitas: Gabung nonton bareng di komunitas olahraga.

Selain itu, dukungan penggemar meningkatkan semangat atlet. Dengan demikian, Anda berkontribusi pada keberhasilan tim. Oleh karena itu, ajak komunitas untuk mendukung panjat tebing Indonesia.

Tag:

RSS MEDIA INFO

Kategori

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031