Organisasi pergerakan Komite Almamater Rakyat Teritorial (KARAT) pada peringatan HUT ke-27 menegaskan seruan revolusi nutrisi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Pernyataan itu disampaikan dalam momen refleksi yang digelar di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/7/2026).

Dalam acara tersebut, KARAT menegaskan kembali komitmennya untuk mengawal kedaulatan ekonomi nasional yang berlandaskan konstitusi, serta mendorong penyelarasan pertumbuhan ekonomi yang berakar pada tingkat tapak. Manifesto 27 Tahun KARAT dibacakan oleh pimpinan organisasi, Bungas T. Fernando Duling.
Refleksi HUT ke-27 di Cisarua
Peringatan usia ke-27 dijadikan KARAT sebagai momentum refleksi organisasi. Kegiatan yang berlangsung di Cisarua, Bogor, itu menjadi wadah bagi anggota untuk mengevaluasi posisi gerakan dalam upaya mewujudkan ekonomi kerakyatan. Pernyataan publik yang dikeluarkan organisasi menekankan pentingnya menyusun langkah nyata yang bersumber dari konstitusi untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
Manifesto dan Seruan Revolusi Nutrisi
Manifesto 27 Tahun KARAT, yang dibacakan oleh Bungas T. Fernando Duling, memuat seruan revolusi nutrisi sebagai salah satu fokus perjuangan. Seruan itu dianggap penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat basis ekonomi rakyat di tingkat tapak. KARAT menilai bahwa penyelarasan kebijakan dan praktik di lapangan diperlukan agar pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
Penegasan Kawal Pasal 33 dan Kedaulatan Ekonomi
Salah satu poin penting dalam pernyataan organisasi adalah penegasan peran KARAT dalam mengawal Pasal 33 UUD 1945. Melalui komitmen tersebut, organisasi menekankan kembali orientasinya pada kedaulatan ekonomi nasional yang berpihak pada rakyat. Pernyataan ini menggambarkan tekad organisasi untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip konstitusional menjadi landasan dalam berbagai upaya pembangunan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat luas.
Arah Gerakan dan Harapan ke Depan
Memperingati ulang tahun ke-27, KARAT menegaskan niatnya untuk terus bergerak dan memperkuat posisinya sebagai organisasi pergerakan yang konsisten pada cita-cita kedaulatan ekonomi. Penyusunan manifesto dan seruan yang disampaikan menjadi indikator fokus gerakan ke depan, lain pada penajaman agenda yang memadukan aspek gizi, produksi lokal, dan pemberdayaan ekonomi di tingkat akar rumput.
Acara refleksi dan pembacaan manifesto oleh Bungas T. Fernando Duling menjadi momen simbolis bagi KARAT untuk menyampaikan arah perjuangan yang ingin terus diperjuangkan. Organisasi menempatkan pengawalan prinsip-prinsip konstitusional sebagai kerangka strategi dalam upaya memperkuat ekonomi rakyat.
Dengan menempatkan revolusi nutrisi dan pengawalan Pasal 33 UUD 1945 sebagai pesan sentral peringatan HUT ke-27, KARAT berharap agar isu-isu yang diangkat dapat menjadi pijakan bagi langkah-langkah konkret ke depan. Momentum ini juga dimaksudkan untuk mengajak aktor-aktor terkait memperhatikan kesinambungan kebijakan nasional dan kebutuhan di tingkat tapak, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat lebih inklusif dan berkeadilan.




